Belajar, Berkarya, dan Percaya Diri: Cerita Duta Literasi SMPN 1 Rengel dalam Ajang Duta Literasi Pelajar jenjang SMP/Sederajat se-Kabupaten Tuban di Kampus UNIROW
UPT SMP Negeri 1 Rengel kembali berpartisipasi aktif dalam pengembangan budaya literasi pelajar. Dua siswa terpilih, yaitu Martha Anugrah Hartamto dan Bintang Dakara Azka Xaviero, dipercaya menjadi Duta Literasi Sekolah untuk mengikuti kegiatan Duta Literasi Pelajar tingkat SMP se-Kabupaten Tuban yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Kegiatan Duta Literasi Pelajar ini dilaksanakan pada tanggal 3–4 Februari 2026 dan bertempat di Kampus UNIROW (Universitas PGRI Ronggolawe) Tuban. Kegiatan ini diikuti oleh 125 pelajar dari berbagai SMP di Kabupaten Tuban dengan tujuan menumbuhkan minat baca dan tulis, meningkatkan kemampuan literasi pelajar, serta membentuk generasi muda yang kritis, percaya diri, dan berwawasan luas.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan literasi yang menarik dan bermanfaat. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bintang, kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi literasi, membaca bersama, diskusi buku, pelatihan menulis, hingga pembuatan konten literasi. Seluruh rangkaian kegiatan disusun secara terstruktur, mulai dari pembekalan, kegiatan inti, hingga evaluasi.
Sementara itu, Martha menambahkan bahwa peserta juga mendapatkan pengenalan tentang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pemahaman literasi yang lebih mendalam, literasi keuangan dari Bank Jatim, serta berbagai kegiatan menarik lainnya seperti senam pagi, outbound, dan simulasi kebakaran.
Menurut Bintang, kegiatan Duta Literasi berlangsung dengan sangat baik, menyenangkan, dan penuh pembelajaran. Ia merasa mendapatkan banyak pengalaman baru, mulai dari meningkatnya kemampuan membaca dan menulis hingga bertambahnya rasa percaya diri.
Hal serupa juga disampaikan oleh Martha. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman luar biasa karena membuatnya sadar bahwa literasi ternyata sangat asyik dan menyenangkan. Sepulang dari kegiatan tersebut, Martha merasa lebih termotivasi untuk terus berliterasi.
Selain kegiatan di dalam ruangan, peserta juga mengikuti kegiatan outdoor yang menjadi favorit, seperti senam pagi dan outbound. Salah satu kegiatan yang paling berkesan bagi Martha adalah pentas seni (pensi). Meskipun dilaksanakan secara dadakan karena cuaca gerimis, kegiatan tersebut justru membuat peserta semakin akrab karena harus berdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok.
Martha juga menceritakan tantangan yang ia alami saat harus menjadi perwakilan kelompok untuk membaca puisi. Awalnya ia merasa ragu karena belum pernah membaca puisi sebelumnya. Namun berkat tekad dan keberanian, kelompoknya berhasil mendapatkan evaluasi yang baik, terutama dalam hal ekspresi saat membaca puisi.
Martha dan Bintang menyampaikan bahwa dukungan dari orang tua, guru pembina, dan teman-teman menjadi motivasi utama selama mengikuti kegiatan Duta Literasi. Dukungan tersebut membuat mereka lebih semangat dan percaya diri dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan Duta Literasi ini, diharapkan para pelajar semakin mencintai dunia literasi, berani mengekspresikan diri, serta mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Penulis: Erlin, Dian, dan Cila *red


